Pengelolaan kawasan lahan gambut di Jambi memerlukan tingkat ketelitian yang sangat tinggi mengingat karakteristik tanahnya yang sangat sensitif terhadap perubahan iklim dan aktivitas manusia. Sejalan dengan misi pengembangan energi bersih, HAKLI Jambi kini memanfaatkan teknologi mutakhir berupa drone lidar untuk melakukan observasi wilayah secara mendalam. Perangkat ini memungkinkan tim ahli untuk menembus tutupan vegetasi yang rapat dan merekam detail permukaan tanah dengan presisi hingga tingkat sentimeter. Penggunaan teknologi ini merupakan langkah strategis guna mendapatkan data visual yang tajam untuk pengambilan kebijakan lingkungan yang lebih tepat.
Hasil tangkapan dari teknologi lidar ini sangat krusial dalam menyusun pemetaan topografi yang akurat, terutama untuk mengidentifikasi area yang berpotensi mengalami kekeringan atau banjir di lahan gambut. Dengan visualisasi tiga dimensi yang dihasilkan, tim pengelola dapat menentukan langkah restorasi yang paling efektif, seperti perbaikan sekat kanal atau penanaman kembali vegetasi yang tepat di lokasi yang benar-benar membutuhkan. Data yang akurat ini menjadi fondasi bagi upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang selama ini menjadi ancaman musiman bagi masyarakat di wilayah Jambi.
Selain aspek teknis, proyek pemetaan ini melibatkan kolaborasi antara akademisi, tenaga profesional HAKLI, dan masyarakat desa yang berada di sekitar kawasan lahan gambut. Masyarakat diajak untuk memahami hasil peta tersebut, sehingga mereka memiliki kesadaran yang lebih baik mengenai batas-batas wilayah yang harus dijaga kelestariannya. Pendekatan ini tidak hanya menonjolkan kecanggihan alat, tetapi juga mengedepankan kearifan lokal dalam menjaga ekosistem. Dengan pemahaman yang sama, risiko kerusakan akibat aktivitas pembukaan lahan yang tidak terencana dapat diminimalisir secara signifikan bagi kesejahteraan warga.
Dalam pelaksanaan teknisnya, drone lidar diterbangkan secara sistematis untuk mencakup wilayah yang luas dalam waktu yang relatif singkat. Data mentah yang dihasilkan kemudian diolah oleh perangkat lunak analisis geospasial untuk menghasilkan peta kontur yang sangat detail. Keunggulan dari metode ini dibandingkan survei manual adalah kemampuannya dalam meminimalkan kesalahan manusia (human error) serta efisiensi waktu yang luar biasa. HAKLI Jambi memastikan bahwa seluruh data yang dihasilkan tersimpan dengan aman dan dapat diakses oleh pihak berwenang sebagai acuan dasar dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di masa depan.
Ke depannya, pemetaan berbasis drone ini akan dilakukan secara berkala setiap tahun untuk memantau perubahan kondisi lahan gambut secara dinamis. Hasil perbandingan peta dari tahun ke tahun akan menunjukkan efektivitas program konservasi yang telah dijalankan sebelumnya. HAKLI Jambi berkomitmen untuk terus memajukan standar pemetaan wilayah melalui inovasi teknologi digital. Dengan data topografi yang presisi dan akurat, pengelolaan lahan gambut di Jambi dapat dilakukan dengan cara yang lebih bijak, menjaga keseimbangan alam, serta menjamin lingkungan yang aman dari bencana bagi seluruh lapisan masyarakat di masa depan.